Rabu, 19-01-2022
  • Anything Is Nothing Without Sincerity ●●● الهي انت مقصودي ورضاك مطلوبي اعطني محبتك ومعرفتك ●●● Berilmu Amaliyah, Beramal Ilmiah

Pramuka

Gerakan Pramuka Indonesia adalah nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia. Kata “Pramuka” merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Jiwa Muda yang Suka Berkarya. Tapi sebelum singkatan ini ditetapkan, kata Pramuka asalnya diambil oleh Sultan Hamengkubuwono IX dari kata “Poromuko” yang berarti pasukan terdepan dalam perang.

Pramuka merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi; Pramuka Siaga (7–10 tahun), Pramuka Penggalang (11–15 tahun), Pramuka Penegak (16–20 tahun) dan Pramuka Pandega (21-25 tahun). Kelompok anggota yang lain yaitu Pembina Pramuka, Andalan Pramuka, Korps Pelatih Pramuka, Pamong Saka Pramuka, Staf Kwartir dan Majelis Pembimbing.

Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak, dan budi pekerti luhur. Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan masyarakat, dan bangsa Indonesia.

Gerakan Pramuka dipimpin oleh Ketua Kwartir Nasional, yang saat ini dijabat Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Budi Waseso.

Gerakan Pramuka atau Kepanduan di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1923 yang ditandai dengan didirikannya (Belanda) Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung.
Di Jakarta, didirikan (Belanda) Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO) pada tahun yang sama.

Kedua organisasi cikal bakal kepanduan di Indonesia ini meleburkan diri menjadi satu, bernama (Belanda) Indonesische Nationale Padvinderij Organisatie (INPO) di Bandung pada tahun 1926.
Di luar Jawa, para pelajar sekolah agama Sumatra Barat mendirikan kepanduan El-Hilaal pada tahun 1928. Organisasi Kepanduan Indonesia di seputaran tahun 1920-an.

Pada tanggal 26 Oktober 2010, Dewan Perwakilan Rakyat mengabsahkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Berdasarkan Undang Undang ini, maka Pramuka bukan lagi satu-satunya organisasi yang boleh menyelenggarakan pendidikan kepramukaan. Organisasi profesi juga diperbolehkan untuk menyelenggarakan kegiatan kepramukaan.

Di Madrasah Aliyah Al-Mukhlishin sendiri, Pramuka adalah sebuah ekskul favorit, Ambalan yang saat ini adalah amabalan yang dibentuk sejak tahun 2014 hingga saat ini, telah melalui berbagai perubahan nama dan pengurus, namun tetap mempunyai tujuan yang sama.

Ambalan kami diberi nama yaitu Ambalan Sunan Gunung Jati & Nyimas Subang Larang, saat ini, pembina langsung dipegang oleh Kesiswaan MA Al-Mukhlishin, dan yang menjadi pelatih adalah Kakak Alumni sekaligus Purna Ambalan Sugusula.

Pramuka berlatih setiap hari sabtu sepulang sekolah, dan dari latihan latihan itu telah banyak kami mengikuti event lomba kepramukaan maupun event sosial kepramukaan.

Terimakasih banyak.
Ayo Bergabung bergabung bersama kami.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_Pramuka_Indonesia

LIHAT GALERY PRAMUKA