Selasa, 23-07-2024
  • Anything Is Nothing Without Sincerity ●●● الهي انت مقصودي ورضاك مطلوبي اعطني محبتك ومعرفتك ●●● Berilmu Amaliyah, Beramal Ilmiah

LILIS RATNADIANA, SE : “Jangan pernah menyerah dalam hidup, terus melangkah hingga apa yang dicita-citakan dapat terwujud dan tercapai.”

Diterbitkan : - Kategori : Guru / Tak Berkategori

Beliau lahir di Karawang, 12 Januari 1970, Jabatan sebagai Wakil Kepala Madrasah bidang akademik, ketika kecil bersekolah di TK Ketilang Syarif Hidayatullah, SDN Gunung 03 Pagi Kebayoran Baru, SMPN 11 Kebayoran Baru, SMAN 70 Gulungan Blok-M, dan kuliah di universitas Pancasila jurusan Ekonomi Akuntansi. Ayah beliau bernama Prof. H. Faturrohman Rauf, Guru Besar dan Dosen Jurusan Hukum.

Bertemu dengan suami, H. Daud Damsyik, MA, ketika memilih dalam tahapan untuk memilih, boleh memilih siapa saja dalam satu tahap proses masa depan pilihlah yang terbaik dari yang terbaik. Yang berarti harta itu tak cukup untuk suatu pernikahan, tanggung jawab harus didasari oleh keimanan sebagai tekad dalam mengarungi rumah tangga. Dikaruniai tiga orang putri, yang pertama bernama Alya Najma Soraya Damsyik, saat ini sedang menyelesaikan skripsi di Universitas Islam Negeri Jakarta, anak kedua bernama Zakiya Qotrunnada Damsyik dan ketiga bernama Hana Nafila Damsyik sedang melaksanakan studi di Pesantren Darul Hikmah.

Sebelum di MA, beliau kuliah di Universitas Pancasila sambil bekerja di Yayasan UIN Syarif Hidayatullah dalam bidang kursus, selesai kuliah beliau diterima di RS Syarif hidayatullah dalam enam tahun sebagai SVP Akunting, kemudian beliau melihat situasi dan kondisi karena beliau tidak memungkinkan untuk mengurus keluarganya, akhirnya beliau mengundurkan diri dan mengalihkan profesi yang awalnya sebagai SVP Akunting menjadi seorang guru, kurang lebih 16 tahun di MA Al-Mukhlishin, namun beliau juga berkerja di SMK Darussalam hanya dalam satu tahun sebagai jurusan akuntansi.

Kesan beliau berbeda ketika bekerja sebagai akuntan dan guru, dimana saat menjadi akuntan menghadapi benda mati, sedangkan untuk sekarang menghadapi benda hidup. Background manusia berubah, unik, menarik, berkesan, dan menantang ketika bisa membuat anak-anak yang awalnya tidak tahu menjadi tahu, bisa membuat anak aktif, menjadi lebih baik merupakan suatu tantangan untuk beliau dan pada akhirnya lulus dan berhasil di PTN yang diinginkan, membuat beliau gembira dan ada kebanggaan sendiri bagi beliau.

Pesannya jangan pernah menyerah dalam hidup, terus melangkah hingga apa yang dicita-citakan dapat terwujud dan tercapai, jangan lupa berdo’a serta berusaha karena usaha tanpa do’a tidak akan berhasil, atau sebaliknya do’a tanpa usaha juga tidak akan pernah berhasil.

Motto beliau:

Jangan pernah menyesal dengan apa yang kamu yakini.

Motivasi : teruslah belajar, jangan sampai menyerah, karena proses tidak akan mengkhianati hasilnya.

2 Komentar

Daud Damsyik
Minggu, 30 Jun 2024

Bestiee …!
U are the Best ( Best wife, best mother, best teacher, best friend)

Balas
Eli
Minggu, 30 Jun 2024

Ibu guru yg kewren… Mau berubah krn mencintai dunia pendidikan👏

Balas

Beri Komentar

Balasan